East Java Culinary Experience


Asszeek,,,,wisata kuliner itu wajib dalam kamus sayah (pasti heran,,,suka wisata kuliner tp gw ga gemuk2 ya?🙄 ) hahaha. Jadi, saat berkunjung ke suatu daerah mesti saya harus menikmati sajian kuliner yang legen,,,,dary di daerah itu. The 3-days-east-java-trip beberapa minggu kemaren tergolong liburan yang lengkap, karena termasuk di dalamnya kami berwisata kuliner. Hehe. Namun sebetulnya gak semua East Java saya kunjungin, cuma Malang, Surabaya, probolinggo dan Madura. jadi, lebih tepatnya ini post jangan “east java culinary experience”. wae lah…Tapi lumayan lho, walau sedikit kota yang dikunjungin namun ada beberapa tempat menarik dan sajian legendaries yang sempat dicoba.

baiklah,,bersiap-siap untuk sedia tissue (siapa tahu jadi ngilerr) . hahaha. saya urutkan dari rating yang paling tinggi ya,,,Here we go !

1. Bakso President – Malang

Saya adalah pecinta Bakso. Tak nggak maniak-maniak amat sih. Nah, ini ke malang memang tak lengkap kalau tidak mencicipi bakso yang sangat tersohor senatero Malang bahakan se-Nusantara, namanya Bakso President. Menurut saya ini memang bakso malang terenak yang pernah saya coba. Oia, Menurut saya sih, bakso itu ada dua kategori: Bakso Malang dan Bakso Solo. Kalau bakso malang yang seperti itu, gak pernah pake sayur, mie, bihun. Tapi biasanya baso-baso bulet, tambah bakso pangsit, dan sejenisnya. Kebayang kan? Nah kalau bakso solo, ya yang pake mie sayur bihun komplit itu. (Salah ya? Hehe. Silakan ramai-ramai menghujat saya😆 ).

Bakso President yang legendaris

Oke, balik lagi ke si president. Kenapa enak? Pertama baksonya sangat berkualitas, teksturnya lembut dengan level kekenyalan menengah (kalau terlalu kenyal malah mesti curiga, katanya borax menyebabkan kenyal berlebih) jenisnya juga banyak (baso daging, urat, ama ikan klo ga salah) dan semuanya enak, kuah moderat tapi oke (no much micin pemirsah🙂 ) dan bawangnya pass . Saking enaknya ya,,,ngantrinya gilaaaa,,,berasa antri penaftaran ulang waktu jaman TPB,,panjaaang abiss😯 . Abis itu banyak artis pula yang sudah mengunjungi,,,saya lihat sih ada fotonya si tante syahrini, belom lagi yang lainnya. Sebenarnya dari segi tempat agak kurang meyakinkan lagian gak terlalu strategis juga. Tapi karena enaknya itu, tetep aja laku keras. Tempatnya itu berada di pinggir jalan kereta api,,kurang dari 5 meter😯 . Dari jangan kaget kalau tiba-tiba ada suara keras tak terprediksi. Hahaha. Selain itu jalannya itu lho,,,dari kotanya aja bolak belok ampe saya sendiri ga bisa hafal tuh. Lagian baru pertama juga sih.

Oia, salah satu menilai apakah suatu tempat itu terkenal atau tidak,,,silakan cek di foursquare. Setelah mencoba check in ternyata…maysaallah banget lah ini tempat,,ada 10.000 org lebih sudah cek itu di tempat itu. Edan ga?😯 Tentunya pengguna foursquare ini adalah mereka yg punya smartphone, jadi agak2 middle to upper scale kayanya (aduh,,apalagi ini? Makin gak penting ya..haha).

gak lengkap kalau ke malang gak mampir. Silakan mencoba,,,dijamin tidak menyesal🙂

2. Warung Bebek Sinjay – Madura

foto bareng sesudah makan🙂

Nah, kuliner oke lainnya yang saya coba adalah Bebek Sinjay. Tempatnya di Bangkalan Madura, sekitar 30 menit dari Jembatan Suramadu. Saya bukan pecinta bebek, tapi bebek sinjay ini memang bebek terenak yang pernah saya coba (in term of rasa si bebek nya). Saya pernah coba juga bebek boro, bebek telkom, bebek pasar gede, bebek waroeng lovina,dll tapi dari segi kegurihan si daging ya bebek sinjay ini juaranya. Cuman,,,sambalnya agak beda dengan bebek lain, jadi kadang ada beberapa orang yang gak suka. Si sinjay pake sambal mangga pedass. Tapi menurut saya justru enak kok,,,rasanya unik jadinya. Ditambah dengan serundeng gurih beserta lalapan dan tahu-tempe. Maknyuss lah,,,oia, dagingnya juga tidak anyir seperti umumnya bebek, gak tahu diapain tuh,,,

Bebek Binjay yang legendaris. (Picture taken form here )

Eh, saya agak shock, perama kali sampai di tempat ini,,,rameeee banget😯 . Parkir mobil tidak terbendung (sampe numpang di tetangga), ngatrinya macem antri sembako juga, trus ada aturan setiap orang maksimal pesen dua porsi🙄 dan cari meja kosong agak susah. Padahal itu warung gede banget. Menurut saya ada kali ya 3 kali lipatnya lab Pilot Labtek X (gedung kecil deket labtek biru depan GSG). Gede kan? Harganya kalau ga salah sekitar 17 rb. Sekali lagi,,,it’s wort it. Kalau pengen nikmatin, pastikan datang sebelum jam 12.00, setelah itu biasanya habis. Itu sampai jam segitu statusnya masih ngantri lho…

3. Rumah Makan Inggil (Inggil Museum Resto) – Malang

Ini adalah rumah makan yang unik, memadukan konsep museum dengan restoran. Makanya namanya Inggil Museum Resto. Makanannya semuanya enak,,,jadi mau milih apapun gak bakal menyesal. Harganya?? Oouu…murahhh banget. Jauh lah dibanding dengan makanan yang terkenal macam di Jakarta atau Bandung. Pertama kali masuk berasa masuk ke rumah biasa aja gt. Eh ternyata dalemannya amazing banget,,,ada panggung, tempat lagu-lagu jawa diputer, ada koleksi benda-benda lawas seperti setrika, mesin tik, kamera, Koran terbitan 1950-an, lukisan-lukisan, foto malang jaman dulu, foto soekarno, dll. Kadang agak serem juga,,,kesannya mistis gitu. Tapi jangan khawatir mbak-mbaknya cantik dan ramah (gak nyambung yak?:mrgreen: )

Mie Jawa

Saya memesan mie jawa dan minumnya beras kecur. Beuh,,,itu rasanya maknyus,,,ada teman saya beli tempe goreng, ada yang semacam “lotek”, dll (gw nyicip lho satu perssatu). Rasanya aduhai banget lah,,, dan masih gak percaya itu harganya murah. Kayanya di Malang ini makanannya murah-murah deh. Coba aja,,,,tempat ini asik buat foto-foto lho juga. Katanya juga tempat ini ramai selalu, biasanya yang berkunjung itu rombongan (dari perusahaan mana gt), Alhamdulillah kita sampai ke resto ini sebelum di buka lapak,,,,jadinya masih kosong, dan kita pun merengek-rengek ke si mbaknya supaya bisa masuk lebih awal, padahal belom buka…”ayo dong mbak,,kita boleh masuk” I bentar lagi ya I ayolah,,,da geulis I yaudah deh,,,masuk aja…hahaha. yesss:mrgreen:

Interior Inggil Resto

4. Taman Indie River View Resto – Malang

Taman Indie River View Resto

Nah, ini juga sejenis inggil, tapi desain nya super oke…sayangnya kita masuk pas malem-malem, jadinya view okenya ga terlalu jelas. Ada banyak saung-saung, ada dipinggirnya ada sungai, jembatan, oke banget lah. Ada juga beberapa permainan tradisional disana. Jadi ada naunasa nuansa culture nya gitu,,,tapi tetep tampak elegan.  Dari segi makanannya lumayan enak, karena kita sudah kekenyangan dengan perjalanan (tepatnya capek,,) jadi kita cenderung ingin buru-buru pulang dan tidur. Makanya kita tidak sempat mengeksplore makanan legendary nya. Kita cuman mencicipi desert dan makanan ringan saja. Oia, harganya agak-agak lumayan disini. Standar Jakarta-Bandung lah. Tapi worth it kok,,,

cemilan-cemilan (lupa namanya)

5. Zangrandi Ice Cream – Surabaya

 Surabaya sebenernya banyak makanan yang oke, berhubung  waktu kita sangat terbatas, jadinya kita hanya mencicipi yang ringan-ringan dan cepat saja semacam Es Krim. nah, di surabaya ini, teman saya membawa saya ke tempat es krim legendary bernama “Zangrandi Ice Cream”. saya mencobanya di mall di daerah Jemur Sari, pusat dari si ice cream ini sebetulnya bukan di mall itu, disitu cuma cabangnya saja. tapi saya yakin rasanya tak berbeda.

Zangrandi Ice Cream

setelah dicicip, memang ice creamnya super sekalih… saya juga bukan pecinta ice cream sih, tapi ini tergolong enak..say pesen suatu es krim seharga Rp 22.000 waduh namnya lupa. ada 6 rasa dong,,,bisa milih pula. cocok deh bagi yang sekedar nyemil-nyemil makanan ringan…oke banget.

Selamat mencoba,,,🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s