Crazy Stuck Pipe Experience


Jika sebelumnya masalah yang saya takuti ketika sedang Job adalah Loss atau kick, namun sekarang punya musuh baru bernama Stuck Pipe. Yeah, Stuck pipe is one of the more common and serious drilling problem.

Mari kita review sebentar kasus loss yang sempat saya alami dulu-dulu, Yang paling parah itu waktu job di Bekasi (Ga nyangka ya di Bekasi ada tempat ngebor?🙂 ), lebih dari seminggu ga henti-hentinya mixing lumpur, pump LCM (lumpur khusus untuk ‘menyumbat’ loss), cement plug, dsb. Tetep aja itu loss ga ilang-ilang. Rate nya bervariasi hingga 5 bbl/menit (300 bbls/jam). Menurut saya itu jadi jauh lebih capek daripada ‘total loss’, klo total loss kan tinggal pompa air saja. Huh kesel deh, kenapa mesti di ‘cure’ terus.😥

Sekarang, saya bekerja di sumur yang tidak kalah menantang. Sumurnya di laut Madura dengan kemiringan 80 derajat (trajectorynya juga matep) dengan formasi sand-nya yang unconsolidated, hingga shale dan clay yang reaktif. jadi hole cleaning benar-benar menjadi concern banget. Karena terdapat lose sand itu, jadi perlu lumpur khusus (pake-pake polimer khusus) dan clay/shale yang reaktif itu juga perlu lumpur yang mantep agak aman. Keren ya?🙂

Suatu hari (hari pertama on-board) saya mendapati sumur sedang total loss di formasi Limestone (Di sektaran Jawa ini formasi limestone-nya gokil luar biasa…mau di darat di laut sama aja😥 ). Hari itu awalnya santai karena ngebornya pakai air laut, abis itu TD, Setelah TD biasanya ada wiper trip sampai ke casing shoe. Entah kenapa saat itu wiper tripnya Cuma 1000 ft (ga sampai shoe) trus turun lagi ke bottom. Setelah itu gw pump LCM di bottom sebelum POOH. Ternyata di tengah jalan ada stuck😯😯😯😯

Various Stuck Pipe Cause.

Seperti biasa ya, sebagai personnel yang terlibat dengan ‘hole condition’, saya merasa belum berhasil. Walaupun sudah berusaha keras sebisa saya, namun kenyataannya lain. saya terus bertanya-tanya Apa karena lubangnya ga bersih?  atau ada runtuhan Limestone? differential sticking? dogleg aja? Hmm…indikasinya menunjukan terjadi runtuhan dinding formasi (pack off). Yasudah lah😦 . Kita berusaha supaya bisa free dulu (work on pipe terus) beberapa jam setelah itu gatau kenapa tiba-tiba ada berita stringnya putus. Masalah pun bertambah pelik. mungkin drillernya ga sabar:mrgreen:

Heboh lah orang-orang Jakarta, meeting sana-sini. Akhirnya ada keputusan untuk fishing DP dan menanam BHA yang harganya mahal luar biasa itu. Semoga mereka ga berfikir “ga masalah lah, toh yang bayar kan negara,,” hehehe *bercanda*:mrgreen: saya yakin, mereka punya perhitungan sendiri, daripada bayar sewa rig yang mahal (bisa sampai 4M per hari🙂 ) dan fishing bisa berhari-hari. Sedih ya,,

Namun, selalu ada hikmah di balik musibah. diputuskanlah untuk memakai CwD (Casing while drilling) nya TESCO, sekarang sudah bagian dari Schlumberger. Alhamdulillah, belahar hal baru🙂 , Sumur pun di cemen plug. Setelah itu mereka berniat untuk ngebor cuma 600 ft sidetrack, dan open hole nya ditinggal sambil diisi dengan KCL-PHPA Mud. Saya agak gak faham maksudnya apa  dengan meninggalkan open hole cukup lama seperti itu?🙄 sudah lah,,,kita-kita di rig ikutin aja perintah Jakarta. mungkin buat jalan si casing drilling nantinya. Ternyata, STUCK kembali di 300 ft sebelum TD😯 . dan Pack Off lagi. makin tambah parah aja ini sumur.

Saya diminta untuk pompa caustic pills (untuk melarutkan tuntuhan2 itu) and it worked! Setelah itu karena kayanya tidak mau mengambil resiko lagi, tidak ada program ngebor-ngebor lagi sampai peralatan casing drillingnya sampai.

Ngeborpun berlanjut dengan Casing while Drilling (CwD) nya TESCO. Canggih dan lumayan lancar sampai TD. In term of mud, cukup menantang dg casing drilling disini, kita ngebor pake seawater and dumped overboard. Paling juga mesti sweep secara teratur untuk memastikan lubangnya benar-benar bersih. At some occation, kita nambahan sejenis Glass Beads, untuk mengurangi torque, karena CwD torque-nya ngeri broo…

Section selanjutnya yang tak kalah menatang, formasinya sandstone yang konon agak unconsolidated rawan runtuh dan rawan loss tentunya. ditambah lagi formasinya ada sisipan clay yang katanya reactive, Untuk itu mud yang dipake disini agak khusus, namanya MAX-BRIGE, intinya sama-sama KCl-PHPA namun tambahan graphite fine dan medium serta senyawa premium grade amine mixture. Ditambah pula CaCO3 mixture sebagai LCM di dalemnya. Diharapkan lumpur ini bisa nge-seal dan mengurangi pore pressure nya si formasi. Alhamdulillah,,,nyoba juga lumpur yang aneh-aneh,,,hehe😎 .

Hasilnya cukup menggembirakan, tidak ditemui loss sepanjang ngebor, namun tetep lumayan banyak tight spot saat triping. Orang-orang yang fragmatis akan berfikir kalau Mud Engineer nya ga bener, bisanya nyinyir dan gak ngasih solusi. Under pressure nya disitu. Sabar saja🙂 untung company man nya faham. Trajectorynya juga kan challenging broo,,,wajar ada tight-tight.

Masalah yang timbul ternyata saat running casing, ternyata si casing tidak bisa masuk sampai bottom dan tidak bisa dicabut pula. STUCK lagi. Tiga kali dapet stuck dalam satu hitch. stress banget.

Akhirnya for the first time in my life, says ngerun BLACK MAGIC spotting fluids, sejenis lumpur khusus untuk meluluhkan mud cake. Umumnya dipake untuk freeing stuck pipe yang disebabkan oleh diferential sticking (cake lumpur yang ketebelan).

Sebenernya stucknya sediri bukan karena mud cake dan lumpur sudah exceed the mud program (Fluid loss <4 cc, HTHP sekitar 8 cc). walaupun sebetulnya bisa aja terjadi. Belepotan banget mixing si Black magic ini.

Black Magic di spot dan ditinggal selama 12 jam (idealnya), Cuma disini cuma 4 jam aja, sambil work on pipe. Setelah itu malah ga bisa sirkulasi gara-gara pack off lagi. Malah tambah parah🙄 akhirnya bisa dikeluarin si magic dan stuck masih tetep ga ilang-ilang. Hahaha. Selidik demi selidik ternyata, saat running casing, centralizer di pasang di semua casing. Katanya sih itu agak-agak ga biasa, apalagi untuk untuk sumur semiring ini. Biasanya klo sumur directional,,,setidaknya satu centralizer tiap 20 join casing. katanya sih:mrgreen: , Jadi menurut gw sih itu suspectnya. Tapi Allahu ‘alam.

So,,,TIGA KALI stuck di satu sumur cukup membuat ‘trauma’ :lol: The operator can lost millions dollar just in a couple days of STUCK. Nampaknya ini emang masalah yang ditakuti oleh semua orang yang drilling deh. Namun, A Smooth Sea Never Made a Skilful Sailor. Dan, bagi orang yang positive-minded, gak ada sesuatu yang gak berguna. Alhamdulillah🙂

2 thoughts on “Crazy Stuck Pipe Experience

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s